SUELA – Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) XII Kecamatan Suela dan Sembalun menggelar kegiatan strategis berupa "Monitoring dan Pendampingan Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2025 dan 2026".
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 23 Mei 2026, bertempat di salah satu aula madrasah anggota KKMI XII Suela-Sembalun.
Agenda krusial ini dihadiri langsung oleh utusan resmi dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lombok Timur, yang dipimpin oleh Bapak Hizbul Wathan selaku perwakilan dari Tim BOS Kemenag Lombok Timur.
Kehadiran tim monitoring dari kabupaten ini menegaskan pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan dana negara di lingkungan madrasah.
Tidak kurang dari seluruh Kepala Madrasah Ibtidaiyah beserta para Bendahara madrasah yang tergabung dalam wadah KKMI XII Suela-Sembalun tampak hadir memenuhi ruangan acara.
Baca Juga: Penuh Haru dan Syukur, Maraqitta’limat Suela Gelar Tasyakuran Penamatan Bersama TP 2025/2026
Kehadiran formasi lengkap dari unsur pimpinan dan pengelola keuangan ini menunjukkan komitmen yang tinggi dalam menyukseskan tata kelola administrasi keuangan yang tertib, transparan, dan akuntabel.
Dalam arahan pembukanya, Bapak Hizbul Wathan menekankan bahwa pelaporan dana BOS bukan sekadar rutinitas administratif di atas kertas, melainkan wujud tanggung jawab moral dan hukum madrasah kepada negara dan masyarakat.
Pendampingan kali ini terasa istimewa dan lebih intensif karena mencakup evaluasi penuntasan LPJ Tahun Anggaran 2025 sekaligus asistensi preventif untuk rancangan penggunaan dan pelaporan tahun berjalan 2026.
"Kami dari Tim BOS Kemenag Lombok Timur hadir di KKMI XII bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan untuk memberikan pendampingan yang solutif.
Kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah dana BOS yang mengalir ke madrasah di wilayah Suela dan Sembalun benar-benar berdampak pada peningkatan mutu pendidikan siswa, serta dilaporkan dengan akurat, valid, dan tepat waktu sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku," ujar Bapak Hizbul Wathan di hadapan para peserta.
Sepanjang jalannya kegiatan, Tim BOS Kemenag Lotim melakukan pembedahan secara detail terhadap format pelaporan terintegrasi, sinkronisasi data pada aplikasi digital resmi, hingga validasi bukti-bukti pengeluaran yang sah.Diskusi interaktif pun terjadi saat para bendahara madrasah mengonsultasikan beberapa kendala teknis di lapangan, yang langsung dijawab dengan solusi taktis oleh tim kabupaten.
Pihak KKMI XII Suela-Sembalun yakni Ustazd Junaidi, M.Pd. dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada utusan Kemenag Lotim atas bimbingan langsung yang diberikan ke wilayah mereka.
Menurutnya, pendampingan jemput bola seperti ini sangat efektif dalam memangkas jarak koordinasi dan menyamakan persepsi regulasi keuangan yang sering kali dinamis.
Dengan terlaksananya kegiatan monitoring ini, diharapkan seluruh madrasah di lingkungan KKMI XII Suela-Sembalun dapat segera merampungkan seluruh laporan pertanggungjawaban dengan predikat tanpa catatan (clear and clean).Agenda monitoring yang berjalan tertib dari pagi hingga sore hari ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen bersama untuk mewujudkan tata kelola keuangan madrasah yang andal demi mewujudkan Madrasah yang Maju, Bermutu, dan Mendunia.
Artikel terkait: 1. Aplikasi Pengolahan Nilai Ijazah TP. 2025/2026



0 Comments